A. Mulailah mengenal blog
Tahapan awal yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan penghasilan dari blog tanpa modal adalah dengan mulai mengenal “apa itu blog”, dan “bagaimana cara ngeblog yang benar” sehingga kedepannya bisa menghasilkan profit untuk Anda.
Membuat blog
dengan tujuan untuk dimonetisasi membutuhkan konsep yang matang.
Pondasinya harus jelas, karena tidak semua blog itu bisa menghasilkan
uang. Cari tahu lebih banyak tentang lingkup blogging sehingga Anda bisa menentukan arah blog yang akan Anda buat.
Anda bisa belajar basic blogging dari blogger-blogger senior untuk memperluas wawasan Anda tentang hirup-tikup blogging.
B. Belajar ilmu ngeblog
Profesi apapun yang ingin Anda geluti, tentunya dibutuhkan skill dan
pemahaman yang luas tentang bidang tersebut. Ngeblog pun begitu adanya,
Anda tidak akan bisa menghasilkan uang dari blog jika bekal pemahaman
Anda tentang “ngeblog untuk uang” masih kurang.
Terlebih dahulu bekali diri Anda dengan dasar-dasar teknik ngeblog,
kemudian buatlah sebuah blog untuk mempraktikkan ilmu yang Anda dapat.
Kembangkan blog Anda dengan melakukan sejumlah tahapan optimasi sesuai
dengan ilmu yang Anda serap dari para pendahulu Anda.
Sambil meng-upgrade ilmu dari para senior serta hasil analisa Anda sendiri, terus lakukan Trial & Error untuk merealisasikan target yang Anda emban.
C. Reset keyword
Sebelum memutuskan untuk membuat blog, sebaiknya Anda melakukan reset
keyword atau kata kunci terlebih dahulu. Hal ini untuk memudahkan Anda
dalam menentukan arah blog Anda kedepannya.
Reset keyword dibutuhkan untuk: mencari tahu tingkat persaingan
keyword, jumlah pencarian di SERP, potensi komersil, dan estimasi waktu
yang dibutuhkan untuk proses pengembangan blog.
D. Tentukan platform blog
Seiring dengan terus meningkatnya popularitas media online semakin
banyak pula platform blog yang bisa Anda gunakan. Namun, untuk tujuan
monetisasi Anda tidak boleh salah dalam memilih platform. Jika Anda
seorang pemula yang ingin mendapatkan penghasilan online tanpa modal,
maka pilihan yang ideal untuk Anda adalah platform Blogger dan
WordPress.com.
WordPress.com dan Blogger/Blogspot adalah dua platform gratisan yang
paling banyak digunakan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Bagi saya, Blogger serasa lebih tepat untuk program
monetisasi. Dengan menggunakan WordPress.com akses user terbatas, begitu
juga lingkup monetisasinya. Sementara itu, menggunakan platform Blogger
memberikan lebih banyak ruang untuk mendapatkan penghasilan online
berbekal hosting gratisan, namun sisi minusnya blog dapat dihapus
sewaktu-waktu oleh Google selaku pemilik jika blog Anda dianggap banyak
melakukan tindakan spam.
E. Belajar teknik optimasi
Setiap blog, apapun temanya harus dioptimasi agar mampu bersaing
dengan blog-blog lain. Micro blog sangat membutuhkan kuantitas optimasi,
karena pada dasarnya blog dengan jenis micro atau personal blog
lazimnya hanya berisi beberapa artikel. Berbeda dengan portal besar yang
berisi ribuan hingga jutaan artikel sehingga secara teknis lebih
berpeluang untuk mendatangkan pengunjung karena padatnya konten.
Belajarlah teknik optimasi SEO (search engine optimization) untuk
mendongkrak posisi blog Anda di SERP. Teknik SEO sendiri terbagi menjadi
dua jenis, yaitu SEO on-page dan SEO off-page. Keduanya sangat memberi
andil besar untuk mengukur kesuksesan blog dalam mendatangkan pengunjung
dari mesin pencari (Google, Bing, dll).
F. Ketahui apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan
Selama dalam proses pengembangan tentunya Anda akan melakukan banyak
hal berkaitan dengan upaya pengoptimasian. Anda harus tahu, apa yang
harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Hal ini penting
untuk menjaga track blog Anda agar tetap berada pada landasan yang
tepat.
Pada saat melakukan optimasi, tidak semua metode optimasi itu boleh
digunakan. Teknik optimasi salah atau teknik optimasi menyimpang yang
lebih familiar dengan istilah blackhat harus Anda hindari, karena hal
tersebut akan mengubur masa depan blog.
Beberapa contoh teknik optimasi blog yang harus Anda hindari, diantaranya link building
secara membabi-buta, melakukan praktik spam, dan menulis artikel yang
hanya berisi kata kunci. Sementara itu, salah satu larangan lain yang
benar-benar harus Anda hindari yakni copy-paste artikel dari blog lain.
Jika Anda ngeblog dengan harapan ingin menghasilkan uang, maka Anda
benar-benar harus menghindarinya.
Blog yang bisa menghasilkan uang adalah blog yang berbekal originalitas
G. Jadilah orang yang kreatif
Jadilah blogger yang kreatif, karena semakin kreatif semakin banyak
pula sumber uang untuk Anda. Apabila Anda sangat produktif dalam menulis artikel, tulislah artikel yang unik dan memiliki potensi profit tinggi.
Berikan sesuatu yang berbeda kepada pengunjung, dengan demikian
mereka akan terus merasa terdorong untuk mengunjungi blog Anda. Salah
satu tingkat kesulitan blogger dalam membangun bisnis online terletak
pada kendala trafik, dan jika Anda bisa menjadi blogger yang kreatif
saya yakin trafik hanya masalah waktu.
H. Sabar dan tetap optimis

Meskipun kita sudah membuat perencanaan matang, terkadang hasilnya
tetap diluar espektasi. Blogging adalah program jangka panjang, disini
mereka (blogger) dituntut untuk tetap fokus, konsisten dan jangan sampai
kehilangan optimisme untuk mewujudkan target.
Lakukan analisa untuk mencari tahu sisi minus pada blog Anda sehingga
masih kalah bersaing dengan blog-blog lain. Periksa kondisi kesehatan
blog, mulai dari struktur template, broken link, time loads, dll.
I. Pilihlah metode monetisasi
Jika blog Anda sudah memiliki pengunjung, maka tiba
waktunya untuk mulai menghasilkan uang online dari blog Anda. Dalam hal
ini ada banyak metode monetisasi yang dapat Anda pilih, beberapa
diantaranya adalah dengan menjadi publisher iklan berbasis PPC (pay per
click), menjadi publisher iklan berbasis CPM (cost per mile), menjadi
publiher iklan secara mandiri (mencari advertiser sendiri), bergabung
dengan program afiliasi, me-review produk brand/perusahaan tertentu, dan
masih banyak lagi.
Dari sekian banyak metode menotisasi blog, sebagian besar blogger
lebih tertarik untuk menjadi publisher iklan berbasis PPC. Dengan
menjadi penerbit iklan pay per click, maka Anda akan dibayar dengan
sistem perhitungan berdasarkan klik. Harga klik yang didapat pun cukup
bervariasi, bergantung pada bahasa konten, keyword konten, prilaku
pengunjung (yang mengeklik iklan), dan juga PPC ads network yang
digunakan.
.
.
#CALMAZ-BISA